Surabaya (Antara Jatim) - Gerakan Persaudaraan Pemuda (Gema)
Keadilan melakukan sosialisasi dengan sasaran anak muda di mal dengan
menggelar berbagai kegiatan di Royal Plaza Surabaya, 13-14 Juli 2013.
"Kegiatan festival musik religi ini bertema Semarak Ramadhan Penuh
Cinta. Festival diikuti oleh kelompok musik dari Surabaya dan Sidoarjo,"
ujar Ketua Gema Keadilan Jawa Timur Irwan Setiawan di sela-sela
kegiatan, Minggu.
Kegiatan ini juga bagian dari kampanye Gema Keadilan untuk kaum muda
menghindari narkoba dan obat-obatan terlarang. Digelar juga bedah buku
berjudul Kita Cinta, dengan menggandeng komunitas penulis muda di
surabaya.
"Ada juga pameran foto hasil jepretan kaum muda Surabaya, serta
pelatihan fotografi sekaligus peluncuran Komunitas Fotografi Lensa
Keadilan," kata dia.
Ia menjelaskan, Gema Keadilan akan menjadi salah satu wadah untuk
pemberdayaan dan aktualisasi kaum muda di Jawa Timur. Bahkan, saat ini
sudah terbentuk di 38 kabupaten/kota.
"Kami melakukan pembinaan kepada komunitas kaum muda baik yang bersifat
hobi maupun keterampilan dan pemberdayaan ekonomi," kata anggota Fraksi
PKS DPRD Jatim tersebut.
Sebagai organisasi sayap PKS, ke depan pihaknya siap mengadakan program
program pelatihan untuk kaum muda. Termasuk pelatihan seni budaya,
pelatihan fotografi, pelatihan usaha mikro.
"Bahkan, Gema Keadilan juga mendorong tumbuhnya komunitas olahraga
dengan membentuk pemusayan di daerah. Saat ini yang sudah berkembang
adalah komunitas seni budaya, fotografi, bengkel, klub futsal," katanya.
Pihaknya yakin bahwa kaum muda bisa berkarya untuk bangsa. Melalui gema
keadilan, lanjut dia, menargetkan ada banyak komunitas pemuda yang bisa
dijalin kerja sama.
Sementara itu, sebagai aksi berikutnya, Gema Keadilan akan menggelar
kegiatan bertajuk pemuda dan perjuangan yang digelar bulan depan.
Tidak hanya itu saja, rencananya akan melakukan napak tilas perjuangan di Kota Pahlawan Surabaya.(*)
*http://www.antarajatim.com/lihat/berita/113987/gema-keadilan-sosialisasi-kegiatan-pemuda-di-mal


0 komentar:
Posting Komentar