Semarang, PKS Jateng Online-
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengawali
kunjungannya ke Jawa Tengah dengan bertemu pengurus teras Kamar Dagang
dan Industri (Kadin) setempat di Semarang, Selasa (3/4/2013). Pertemuan
dimaksudkan untuk menjalin kerjasama PKS-Kadin Jateng dalam
mengembangkan kewirausahaan.
Dalam
diskusi kewirausahaan di kantor pusat Harian Suara Merdeka itu , Anis
didampingi pengurus DPP PKS, antara lain Sekretaris Jenderal Taufik
Ridho dan Ketua Bidang Pengembangan Ekonomi dan Kewirausahaan Ahmad
Rilyadi.
Sementara
tim pengusaha dipimpin langsung Ketua Umum Kadin Jateng Kukrit Suryo
Wicaksono. Di antara 15 pengusaha yang mengikuti diskusi juga hadir
Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD
Hipmi) Jateng Dede Indra Permana.
Mengawali
pertemuan, Ketua Umum Kadin Jateng Kurkit menyatakan, pihaknya salut
atas perhatian serius PKS terhadap dunia usaha --khususnya pengembangan
kewirausahaan.
"Terus
terang saya sempat kaget mengetahui ada partai yang salah seorang
ketuanya khusus mengurusi bidang entrepreneurship. Ini luar biasa," ujar
Kurkit, yang juga CEO Suara Merdeka Group.
Sementara
Anis Matta menegaskan, pengembangan kewirausahaan merupakan keniscayaan
bagi negara besar seperti Indonesia. Jumlah penduduk besar dengan
problem pengangguran di tengah kekayaan alam melimpah, menurut mantan
wakil ketua DPR RI ini , hanya dapat dipecahkan melalui pengembangan
kewirausahaan di tengah masyarakat.
"PKS
akan terus mendorong lahirnya program Perekonomian yang berujung pada
semakin banyaknya jumlah pengusaha baru. Caranya melalui penggodokan
perundangan-undangan di DPR hingga pendidikan dan pendampingan langsung
pengusaha kecil-menengah di lapangan," jelas Presiden PKS ini.
Ketua DPP PKS Ahmad Rilyadi yang membidangi urusan kewirausahaan menambahkan, dunia entrepreneurship
"bukan
hal baru bagi PKS, Partai bernomor pilih '3' ini, ulasnya, awalnya
didirikan kalangan muda kampus yang umumnya menjalani aktivitas bisnis.
"Para
mahasiswa itu umumnya menekuni bidang usaha yang berhubungan dengan
pendidikan. Ada yang jual buku, banyak pula yang usaha jasa fotokopi.
Belakangan kemudian merambah ke bisnis biro perjalanan umrah," ungkap
Rilyadi, yang juga anggota DPR Komisi VII.
Berlangsung
sekitar hampir sejam, diskusi mengerucut pada upaya PKS dan Kadin
Jateng untuk meningkatkan kerjasama membina wirausahawan pemula, pelaku
ekonomi kecil-menengah, serta mendorong tumbuhnya pebisnis baru. [AS/DP]
( Mas Depe )

0 komentar:
Posting Komentar